Minggu, 13 April 2008

"Rintik hujan seakan akan dengan setianya,menyelimuti langkahku tuk meninggalkanmu...
alangkah naifnya diriku,untuk tidak mengakui jika aku masih mencintaimu...
yang selalu berharap,engkau adalah kasih terakhir dalam hidupku...
tapi aku tak mampu untuk memaafkanmu...kekejaman sikapmu...
hatiku tergores luka,saat ku sadari engkau telah tak setia..
sahabat karibku,kau jadikan labuhan untuk meremukan batinku...

Sabtu, 12 April 2008

My Lover Parent.

"Ibuku Ayahku...Di setiap langkahku tak luput dari rasa lupaku..
namun,tak pernahlah aku melupakan raut wajahmu yang penuh damai..
kesabaran dan rasa kasih yang selalu kau hadiahkan untuk semua buah hatimu,tanpa membedakan...

"Ibuku Ayahku...Engkau begitu perhatianya pada buah hatimu ini..dalam keadaan jauh... do'amu tak pernah terhenti,hingga dari kejauhanpun anakmu mampu merasakan kekuatan do'amu...
di mata anakmu,kalian tetap cantik dan tampan...meski usia senja telah menghampirimu kini...
kalian tetap memiliki senyum yang termanis,walau beberapa biji putih di sela bibir kalian mulai hilang dan tak terlihat lagi..kalian benar"masih cantik dan tampan..
kalian masih tetap memiliki wajah ceria,meskipun kerutan di wajah kalian mulai menghiasinya...

"Ibuku Ayahku yang tersayang...dalam setiap ku menutup mata,untuk mengusir rasa penatku.. ada sesuatu yang mengiang halus dalam ruang dengarku..aku yakin itulah do'a kalian.. yach..! itulah do'a kalian..yang selalu menyertai langkah" buah hati kalian yang kini mengejar asa untuk meraih mimpi...
kemanapun langkah buah hatimu..do'a tulus kalian selalu mengiringinya... seolah"kalianlah yang berada dekat di sisi anakmu..tiada janji yang sempurna yang mampu aku beri untuk kalian..hanya kebaktian diri pada kalian,untuk membuktikan betapa besar rasa sayangku pada kalian....
"Ibuku Ayahku... begitu besarnya pengorbanan kalian,untuk semua buah hatimu... semoga ALLAH melindungimu,mejagamu,menyayangimu,..seperti kalian menjaga kami saat kami kecil... kini kami telah dewasa dan begitu menyayangi kalian...We love you....

RAPUHNYA JIWA TANPA KALAM ILLAHI

Dengan segenap jiwa yang terlunta....
terselimuti tirai duka,hati yang teriris pedih oleh tajamnya masa lalu...
telah menghantarkanku ke jalan penuh liku yang berdebu...
hatiku berkata..Adilkah ini.?..

Sejuta rasa resah selalu mengiringi setiap langkahku...
ketakutan yang tak pernah reda,memenuhi relung hatiku...
terasa sesak desah nafasku,yang selalu terhimpit oleh derai tangisku..
yang seolah"telah menghentikan detak nadiku...
ingin rasanya aku bercermin dan bertanya..siapakah diriku yang sebenarnya.?..
"Dara Kecil Malang" Itulah diriku...Yang di paksa tegar untuk mengarungi pedihnya hidup...
dengan kerela'an hati,aku harus membawa lara serta hitam dan hancurnya masa lalu..
yang kini ternyata masih setia,untuk menghantuiku setiap ku buka mataku...

Dengan kurangnya rasa percaya akan diriku sendiri,aku tertatih"untuk menghimpun semua-
rasa yang ada,untuk meraih kembali masa laluku yg telah terampas punah..
"Dara Kecil Malang"kini telah dewasa namun masih tetap kehilangan arah dan langkah.."
akan kemanakah aku?..aku benar"takut akan salah langkah..yang justru akan-menggelincirkanku ke dalam jurang yang hina..

"YA ILLAHI...Sesungguhnya di manakah cahayamu itu?..
hambamu ingin sekali meraihnya,agar dengan cahayamu itu,hamba raih kembali masa lalu yang telah hilang...Tanpa menapaki jalan bernoda...
hamba takut....hamba sungguh takut..bila kehilangan arah untuk menuju rahmatmu...
jangan biarkan hambamu terjatuh lagi...

"YA ROBBI..."Sesungguhnya Engkau maha adil.. hamba yakin derita itu akan tergantikan oleh kebahagia'an,dengan hadirnya seseorang yang berbudi baik,bertanggung jawab serta memahami kaidah islam,yang telah engkau utus untuk kau jadikan seorang pemimpin dalam rumah tanggaku,agar mampu mengisi hatiku yang selama ini telah rapuh dan kosong akan kalamMU...

"Amiin Ya Robbul Allamiiin......"